← Back to Blog
UtangFinancial Planning

Debt-to-Income Ratio: Berapa Batas Aman Cicilan Anda?

PRO10 Editorial · August 10, 2026
Debt-to-Income Ratio: Berapa Batas Aman Cicilan Anda?

Batas persetujuan pinjaman bank tidak sama dengan batas kesehatan finansial. Zona DTI dan cara menghitungnya.


Bank memberi Anda pinjaman berdasarkan Debt-to-Income Ratio (DTI). Tapi angka aman untuk bank belum tentu aman untuk keuangan Anda.

Rumus dasar

DTI = Total cicilan per bulan ÷ Penghasilan bulanan × 100%

Contoh: penghasilan Rp 15 juta, total cicilan (KPR + kredit mobil + kartu kredit) Rp 6 juta. DTI = 40%.

Zona DTI

ZONA DTI 0 – 30% : Aman Ruang untuk menabung dan investasi 30 – 40% : Hati-hati Masih bisa dikelola, tapi tidak ada bantalan >40% : Berisiko Satu masalah kecil bisa memicu default Bank di Indonesia umumnya menyetujui KPR hingga DTI ~50%. Batas ini adalah batas persetujuan pinjaman, bukan batas kesehatan finansial.
Angka DTI yang aman untuk bank tidak sama dengan angka yang aman untuk keuangan pribadi.

Kenapa 30% adalah batas nyaman

Dengan pendapatan Rp 15 juta dan cicilan 30% = Rp 4,5 juta, sisa Rp 10,5 juta harus menutupi: pengeluaran hidup, tabungan, dana darurat, proteksi, dan investasi masa depan. Di atas 30%, tabungan biasanya yang pertama dikorbankan.

Yang sering luput

  • DTI dihitung dari cicilan tetap, tapi kartu kredit yang dipakai revolving juga cicilan tersembunyi
  • DTI berdasarkan gaji pokok bisa menyesatkan kalau sebagian besar penghasilan dari bonus/komisi yang tidak stabil
  • DTI tidak menghitung pengeluaran wajib lain (SPP, arisan, kontrak) yang praktiknya sama-sama mengikat

Kalau DTI Anda sudah tinggi

Tiga langkah, berurutan:

  1. Berhenti menambah utang baru (kartu kredit, cicilan barang)
  2. Lunasi utang dengan bunga tertinggi lebih dulu (biasanya kartu kredit → KTA → cicilan barang → KPR)
  3. Kalau memungkinkan, negosiasi refinancing untuk KPR (memperpanjang tenor menurunkan cicilan bulanan, dengan konsekuensi total bunga lebih tinggi)

Sebelum Ambil KPR

Hitung DTI Anda setelah KPR, bukan sebelumnya. Kalau angkanya melewati 35%, evaluasi lagi — mungkin plafon perlu diturunkan atau uang muka dinaikkan.

Ingin melihat angka untuk kondisi Anda sendiri? Bicara dengan PRO10 advisor — sesi perkenalan gratis, tanpa komitmen.

Comments

Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.

Commenter account

For you

Find