Batas persetujuan pinjaman bank tidak sama dengan batas kesehatan finansial. Zona DTI dan cara menghitungnya.
Bank memberi Anda pinjaman berdasarkan Debt-to-Income Ratio (DTI). Tapi angka aman untuk bank belum tentu aman untuk keuangan Anda.
DTI = Total cicilan per bulan ÷ Penghasilan bulanan × 100%
Contoh: penghasilan Rp 15 juta, total cicilan (KPR + kredit mobil + kartu kredit) Rp 6 juta. DTI = 40%.
Dengan pendapatan Rp 15 juta dan cicilan 30% = Rp 4,5 juta, sisa Rp 10,5 juta harus menutupi: pengeluaran hidup, tabungan, dana darurat, proteksi, dan investasi masa depan. Di atas 30%, tabungan biasanya yang pertama dikorbankan.
Tiga langkah, berurutan:
Hitung DTI Anda setelah KPR, bukan sebelumnya. Kalau angkanya melewati 35%, evaluasi lagi — mungkin plafon perlu diturunkan atau uang muka dinaikkan.
Ingin melihat angka untuk kondisi Anda sendiri? Bicara dengan PRO10 advisor — sesi perkenalan gratis, tanpa komitmen.
Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.