Rumus klasik 100-Age dibuat saat kondisi berbeda. Yang lebih penting: horizon tujuan dan kondisi menghadapi penurunan.
"Kapan saya harus pindah dari saham ke obligasi?" adalah pertanyaan yang salah. Yang benar: "Berapa proporsi masing-masing yang sesuai dengan usia dan tujuan saya?"
Rule of thumb klasik: proporsi saham = 100 – usia Anda. Sisanya di obligasi/instrumen konservatif.
Rumus ini dibuat saat usia harapan hidup lebih pendek dan return obligasi lebih tinggi. Untuk kondisi sekarang, versi yang lebih pas adalah 110-Age atau 120-Age. Umur 50 → 60–70% saham, bukan 50%.
Jangan mulai dari rumus. Mulai dari kondisi Anda, lalu pakai rumus sebagai sanity check.
Alokasi terbaik adalah yang bisa Anda pertahankan saat pasar turun 30%. Rumus mana pun kalah dari disiplin.
Ingin melihat angka untuk kondisi Anda sendiri? Bicara dengan PRO10 advisor — sesi perkenalan gratis, tanpa komitmen.
Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.